Senin, 30 Mei 2016

Ingin Di Salami Malaikat ? yuk Lakukan Amalan Ringan ini

Reportaseterkini.netRasulullah Saw, bersabda : “Demi yang jiwaku dalam genggaman-Nya. Kalau kamu selamanya bersikap seperti saat kamu ada bersamaku aku mendengarkan dzikir, pasti  para malaikat akan bersalaman dengan kamu di tempat tidurmu dan dijalan-jalan yang kamu lalui. Namun, wahai, Handhalah (nama seorang sahabat) kadang kala begini dan kadang kala begitu. (beliau mengucapkan perkataan itu kepada Handhalah hingga diulang-ulang tiga kali).” (HR. Tirmidzi dan Ahmad).


Berdasarkan hadits tersebut, kita dapat memahami dzikir merupakan amalan yang mulia. Kemuliaan tersebut hadir karena ketika seseorang berdzikir, maka para malaikat akan turun menemui dan menyalaminya. Dengan demikian, seorang ibu  hamil yang berdzikir akan mendapat kesempatan bersalaman dengan para malaikat dan hal itu terjadi pula kepada anak yang dikandungnya.sehingga si anak kelak dapat menjadi anak yang shalih maupun shalihah.

Dzikir merupakan amalan utama dalam Islam. Dzikir ialah cara paling mudah dan mujarab untuk menjalin komunikasi dengan Allah Ta’ala. Dzikir adalah ekspresi cinta seorang hamba kepada Rabb yang telah menciptakan, mengurus, dan mencukupi semua kebutuhannya.

Dari Abu Darda, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Imam Ibnu Majah, Imam al-Hakim, dan Imam at-Tirmidzi dengan derajat Shahih,

الا انبؤكم بخيراعمالكم وازكاهاعندمليككم، وارفعهافي درجاتكم، وخيرلكم من انفاق الذهب والورق، وخيرمن ان تلقوا عدوكم فتضربوااعناقهم؟ قالو: بلى، قال: ذكرالله تعلى

Alaa unabbi-ukum bikhairin a’malikum wa-azkaha ‘inda maliikikum, wa arfa’aha fii darajaatikum, wa khaira lakum min infaaqi adz-dzahabi wa al-waraqi, wa khaira min an talqau ‘aduwwakum fa tadhribuu a’naaqahum? Qaaluu: Balaa. Qaala: Dzikrullahi Ta’ala.

“Tidakkah kalian ingin kuberitahu tentang sebaik-baik amalan yang paling suci di sisi Tuhan kalian, paling tinggi menyertai derajat kalian, lebih baik dari menafkahkan emas dan perak, juga lebih baik dari musuh yang membunuh (di antara kalian), lalu kalian membunuhnya?”

Para sahabat menjawab, “Tentu saja, ya Rasulullah.”

Kata Nabi, “Berdzikirlah kepada Allah Ta’ala.”

Di antara kalimat-kalimat dzikir itu, ada satu kalimat yang disebutkan sebagai kalimat paling disukai Allah Ta’ala. Lebih istimewanya lagi, kalimat tersebut dipilih oleh-Nya untuk malaikat-malaikat-Nya.

Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Abu Dzar al-Ghifari yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam at-Tirmidzi, Imam Ahmad bin Hanbal dengan derajat Hasan shahih.

قلت يارسول الله! اي الكلام احب الى الله تعلى؟ قال: ما اصطفى الله تعلى لملاءكته: سبحان ربي وبحمده

Qultu: Ya Rasulullah, ayyu al-kalaami ahabbu ilaa Allahi Ta’ala? Qaala: Maa ashthafa Allahu Ta’ala li malaaikatihi: Subhana Rabbii wa bihamdihi.

“Wahai Rasulullah,” tanya Abu Dzar, “bacaan apakah yang paling disukai Allah Ta’ala?”

Rasulullah bersabda, “(Ialah) bacaan yang dipilihkan oleh Allah Ta’ala untuk para malaikat, yaitu bacaan ‘Subhana Rabbi wa bihamdihi’ (Mahasuci Tuhanku dan segala puji bagi-Nya).”


Semoga Allah Ta’ala memberikan kekuatan kepada kita untuk senantiasa membasahi lidah dengan dzikir, pikiran yang senantiasa menadabburi ciptaan-ciptaan-Nya, dan hati yang khusyuk beribadah kepada-Nya, serta fisik yang senantiasa beramal dalam menaati-Nya. Aamiin.

Rasulullah Saw, bersabda : “Demi yang jiwaku dalam genggaman-Nya. Kalau kamu selamanya bersikap seperti saat kamu ada bersamaku aku mendengarkan dzikir, pasti  para malaikat akan bersalaman dengan kamu di tempat tidurmu dan dijalan-jalan yang kamu lalui. Namun, wahai, Handhalah (nama seorang sahabat) kadang kala begini dan kadang kala begitu. (beliau mengucapkan perkataan itu kepada Handhalah hingga diulang-ulang tiga kali).” (HR. Tirmidzi dan Ahmad).

Berdasarkan hadits tersebut, kita dapat memahami dzikir merupakan amalan yang mulia. Kemuliaan tersebut hadir karena ketika seseorang berdzikir, maka para malaikat akan turun menemui dan menyalaminya. Dengan demikian, seorang ibu  hamil yang berdzikir akan mendapat kesempatan bersalaman dengan para malaikat dan hal itu terjadi pula kepada anak yang dikandungnya.sehingga si anak kelak dapat menjadi anak yang shalih maupun shalihah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar